jogja

Cafe On The Bus , Strategi Bertahan Bus Pariwisata di Era Pandemi

awansan.com – Tak bisa dipungkiri adanya pandemi Covid19 membuat segmen pariwisata di Indonesia terpukul, tak terkecuali pengusaha bus pariwisata yang kini harus memutar otak agar bisa bertahan di era pandemi karena mandeknya trip wisata.

Untuk menggeliatkan kembali dunia wisata, kini beberapa perusahaan bus pariwisata ber inovasi membuka layanan cafe on the bus, dimana kita bisa menikmati hidangan ringan seperti kopi dan cemilan sambil city tour menikmati kota, menggunakan bus pariwisata premium yang sudah dimodifikasi layaknya cafe, sehingga penumpang bisa lebih nyaman selama perjalanan.

Untuk saat ini cafe on the bus baru tersedia di kota – kota utama tujuan wisata seperti Malang, Wonosobo, Solo dan Yogyakarta dengan tarif rata rata Rp 50.000 untuk durasi satu jam city tour, beberapa perusahaan bus pariwisata yang busnya digunakan sebagai cafe on the bus adalah, Juragan 99 Trans (Malang), 27 Trans (Malang), Mata Trans (Solo), Duane Putra (Wonosobo), Bimo (Yogyakarta) dan Rejeki Transport (Yogyakarta)

Menikmati Sore di Tebing Parangendog Yogyakarta

image

Dear pembaca semua, jika ada yang yang bertanya, tempat mana yang paling asyik untuk menikmati senja di jogja ? , sudah pasti saya akan referensikan datang ke tempat ini.
Yup pemandangan senja dipadu dengan hamparan pantai yang memanjang seakan tidak ada bosannya untuk dipandang, Jika anda beruntung dianugerahi cuaca cerah, Sunset disini sangat jempolann 😎, kerenn banget, best spot for sunset hunting.. Setelah sunset berlalu kita bisa memandangi kerlap kerlip lampu di kejauhan, yah mirip mirip dengan bukit bintang . (more…)

Touring Sore Ke Tebing Parangendog Yogyakarta

image
Jalan Menuju Parangendog

awansan.com – Sobat bikers, jika ada yang yang bertanya, tempat mana yang paling asyik untuk menikmati senja di jogja ? , sudah pasti saya akan referensikan datang ke parangendog karena memang pemandangannya super ciamik.

Nah karena jaraknya cukup jauh dari kampus, maka awansan dan kawan kawan pun putuskan untuk touring sore hari saja, berangkat dari kampus setelah ashar dengan target sebelum maghrib sudah sampai Parangendog, oh ya kali ini motor kita kembaran, duo New Vixion Merah hahaha

Untung saja jalan ke Parangendog cukup lancar, sidikit berjibaku dengan macet di dalam kota Jogja, namun begitu masuk Jl Parangtritis sudah normal kembali, dengan speed sekitar 60 -70 km/j sampailah kita di Pantai Parangtritis sekitar pukul 16.45.

Dari Pantai Parangtritis, kita lurus terus mengikuti jalan aspal menuju arah Wonosari/Gunungkidul, sampai menemui pertigaan pas tikungan, ambil kanan, ada petunjuknya yang bertulis Parangendog/Paralayang/FASI.

image
Parkiran Parangendog

Dari pertigaan hingga tempat parkir parangendig jalannya menanjak panjang dan curam, beruntungnya torsi New Vixion ini cukup nampol , tanjakan securam ini dihajar enteng aja padahal berboncengan wkwkw, dan sampilah kita di parkiran Parangendog.

awansan sarankan kalau mau kesini pakai kendaraan yang sehat, karena bukan cuman sekali awansan lihat banyak motor jatuh gara gara nggak kuat nanjak.

Perjalanan selanjutnya kita masih harus sedikit berjalan ke puncak bukit lewat jalan setapak, Oh ya jangan takut kelaparan/kehausan disana, di Parangendog ada cafe juga kok, baru dibangun kemaren, ada juga warung di parkiran, jika anda hendak membeli air minum.

(more…)

Nyobain Bus Patas Nusantara Jurusan Yogyakarta Semarang

image

awansan.com – Dear pembaca semua, Setelah sekian lama memendam keinginan, akhirnya awb kesampaian juga nyobain PO Nusantara jurusan Yogya-Semarang, well padahal udah pengen sejak 6-7 tahun lalu saat lihat Nusantara operasikan armada Scania di trayek ini.

(more…)

Tri Mas Kentir Touring 3 Provinsi ke Cemoro Sewu Magetan

image

awansan.com – Dear pembaca semua,  pada kesempatan kali ini awb akan bercerita tentang touring yang awb lakukan bersama teman teman kuliah awb kemarin,  oh ya kenapa disebut tri mas kentir,  karena kebetulan kami bertiga sama sama lama lulus kuliahnya wkwkwk, yah alhamdulillah awb dan satu temen sudah wisuda, tinggal satu yang masih berjuang,  well mari kita mulai saja.

(more…)

Edisi Kangen Touring Bismania, Ngebis Jogja – Solo – Semarang with Po Eka

image

awansan.com – Dear pembaca semua, sebagai mantan bismania,  ada kalanya awb kangen ngebis juga,  maklum sudah hampir 5 tahun ini awb lebih banyak pake roda 2 atau roda 4 ketika bepergian,  ngepasi juga awb ada urusan kerja di Semarang,  wah cocok ini bisa mengobati kerinduan. Sebelumnya awb minta maaf cerita kali ini minim foto,  karena awb terlalu menikmati jalan,  lupa untuk banyak foto.

Sabtu, 19 Maret 2015

Sore setelah menunaikan sholat ashar awb bergegas ke Halte Transjogja Gedongkuning, toh halte ini  hanya 5 menit jalan kaki dari kantor di Kotagede, bayar 3600 dan masuklah kita ke halte,  nunggu agak lama sampe datang Transjogja Jalur 2A, nggak ada salahnya kan menikmati jalur dalam kota dulu,  untung aja semua Transjogja sudah dilengkapi dengan AC, jadi nggak gerah melewati jogja yang sekarang sering macet,  transit di halte sgm,  kemudian pindah jalur 3A arah Terminal Giwangan,  jalan cukup lancar,  sehingga cepet mendarat di Terminal Giwangan.

Berada di terminal awansan jadi seperti jadi artis,  dikejar banyak orang wkwkw,  namun awb tolak secara halus,  langsung saja menuju pemberangkatan arah surabaya,  dasar rejeki,  ehalah kok Ada Sugeng Rahayu eksekutif yg lagi ngetem,  ini emang dah inceran awb, langsung masuk deh cari kursi,  okupansi nampaknya bagus,  dengan sekitar 85 %  kursi terisi,  sekitar 10 menit kemudian bus pun meninggalkan terminal Giwangan, 

Bagi awansan sih bus ini cukup  nyaman,  jok empuk, jarak antar seat lega, ac dingin,   plus ada toiletnya sip banget lah,  dengan gaya khas bus jawa timuran yang full speed,  jalan Jogja – Solo yang cukup macet ditempuh hanya dengan waktu 1,5 jam saja.

Yang awb rasa mengganggu hanya perpindahan gigi yang terasa kurang smooth,  but awb maklum lah namanya juga bus baru,  mungkin sopirnya masih penyesuaian. Ongkos jogja solo cukup 15.000 saja udah dapet air minum 1 botol 600 ml. Selisih dikit dari ongkos atb yang hanya 12.000 .

image

Mendarat di Terminal Tirtonandi pukul 18.00 , langsung disambut mbak Eka di jalur pemberangkatan Semarang,  wa ini sikaat langsung,  dapet hot seat lhoo,  asoyy pakdee.. 

Sebetulnya awb ngincer armada ekonomi Raya atau Mulyo Indah, lama nggak ngerasain mercy tua soalnya haha,  tapi berhubung yg nongkrong di jalur ekonomi malah taruna,  ya wess naik Mbak Eka wae,  yang lebih Muda dan Nyaman.

Setelah ngetem lumayan lama,  Mbak Eka berjalan pelan keluar terminal,  sambil nyeser nyeser penumpang,  setelah kartosuro baru keluar tabiat asli Eka yang ganas di jalan,  salip kanan,  salip kiri, yak terhitung berapa kendaraan yang berhasil di Overtake, sayang sekali minim aksi balapan antar bus,  karena sepanjang jalan nggak ada bus se trayek yang barengan,

image

Eka hanya sempat mengasapi dua Bus,  yaitu DAMRI jurusan Jakarta,  dan mbak Rosalia Indah yang entah jurusan mana,  oh ya ongkos Solo – Semarang cukup 25.000 saja plus dapet air mineral 600 ml,  pukul 21.00 tepat akhirnya awb mendarat di Banyumanik dan berakhirlah touring kali ini.

Total biaya

Sugeng Rahayu Eksekutif ( jogja – Solo)

15.000

Eka Patas ( Solo – Semarang)

25.000

Posted from WordPress for Android