classic

Lebih Dekat Dengan Truk Ural 4320 , Truk Russia Andalan Tentara

Ural 4320

awansan.com – Bro sis sekalian, Produk otomotif blok timur saat ini memang kurang populer di Indonesia jika dibandingkan produk otomotif blok barat seperti Jepang, Jerman dan Amerika, maklum pasca tahun 1965 hubungan Indonesia dan negara blok timur berada pada titik paling nadir, padahal pada periode 1960an Indonesia sangat akrab dengan berbagai merk blok timur di segala segmen, termasuk di segmen kendaraan komersial dengan masuknya Bus Robur, Bus Ikarus, Truk Zil, Truk Praga, Truk GAZ dll, bahkan Indonesia pernah berniat membangun pabrik truk dengan Asistensi dari pabrikan TAM Yugoslavia.

(more…)

Hero Splendor Pro Classic motor Cafe Racer unik bermesin tidur

Hero Splendor Classic

Bro sis pasar India merupakan salah satu pasar motor terbesar di dunia, namun dengan banyaknya pabrikan yang berlaga, persaingan motor di India menjadi  sangat ketat, khususya di segmen sport karena di India jenis motor inilah yang paling digemari.

Persaingan yang ketat membuat pabrikan motor disana kaya akan inovasi, sebut saja motor motor sport yang laris di Indonesia seperti Yamaha Byson dan Honda New Megapro Series hampir semuanya mengambil basis motor produksi india, india juga menjadi pionir motor motor sport yang berbahan bakar irit dengan harga yang reasonable, maklum saja harga bbm di india memang relatif mahal .

Salah satu sport yang mencuri perhatian awb adalah Hero Slendor Classic,sport bergaya cafe racer yang klasik tapi dilengkapi dengan mesin tidur ala motor bebek yang tentunya sangat efisien.

Tampilan Hero Slendor sangat kental cafe racernya, lihat saja buritan yang berpunuk layaknya caferacer sejati, chrome pun bertebaran dimana mana mulai spakbor depan, penutup shock belakng hingga cover knalpot, pun dengan velg jari jari dan rem tromolnya seakan menegaskan kesan classic.

Sektor dapur pacu Hero Splendor mengingatkan awb pada Honda Win yang legendaris di Indonesia, ditenagai mesin 4 langkah berkapasitas 97 cc bersilinder tidur tapi ternyata mesin ini cukup ganas mengahasilkan tenaga maksimal 8,9 ps @8000 rpm, dan torsi maksimal 8,5 nm @5000 rpm, biar cuman 97cc tapi tenaga nggak kalah dengan Supra X 125 di Indonesia. Karakter mesin yang high torque low rpm disinyalir membuat motor ini mempunyai tarikan yang luamayan dan tentunya irit euy, colek gas dikit udah ngacir.

Hero Spendor mungkin bukan diciptakan untuk kebut kebutan di jalan seperti Yamaha R 15 mupun sport lain, melainkan untuk kendaraan harian dalam kota, atau jalan jalan santai ke luar kota, nggak perlu kenceng pelan aja bakal banyak yang ngelirik, apalagi didukung dengan mesin irit 97 cc dan kapasitas tangki 11 liter, mungkin brasa honda grand bawa jerigen cadangan 😈 , nggak habis habis bensinnya 😆 , hanya sagat disayangkan brand Hero belum masuk Indonesia, jadi saat ini mungkin cukup ngiler aja liat motor cakep bin irit ini .

Hero Splendor Pro Classic

TECHNICAL SPECIFICATIONS

Engine

  • Type
    Air Cooled, 4 – Stroke Single Cylinder OHC
  • Displacement
    97.2 cc
  • Max. Power
    6.15 kW (8.36 Ps) @ 8000 rpm
  • Max. Torque
    0.82 Kg-m (8.05 N-m) @ 5000 rpm
  • Max. Speed
    Idle Speed – 1400 rpm
  • Bore x Stroke
    50.0 x 49.5 mm
  • Carburettor
    Side Draft, Variable Venturi Type with TCIS
  • Compression Ratio
    9.9:1
  • Starting
    Kick start / Self start
  • Ignition
    DC – Digital CDI

Transmission & Frame

  • Clutch
    Multiplate Wet
  • Gear box
    4 – Speed Constant Mesh
  • Chassis Type
    Tubular Double Cradle

Suspension

  • Front
    Telescopic Hydraulic Shock Absorbers
  • Rear
    Swing Arm with 5 Step Adjustable Type Hydraulic Shock Absorbers

Wheels & Tyres

  • Rim Size Front
    18 x 1.60, Spoke wheels
  • Rim Size Rear
    18 x 1.60, Spoke wheels
  • Tyre Size Front
    2.75 x 18 – 42 P / 4 PR, Unidirectional Type
  • Tyre Size Rear
    2.75 x 18 – 48 P / 6 PR, Unidirectional Type

Electricals

  • Battery
    MF Battery, M-4: 12 V 3 Ah (Self)
  • Head Lamp
    12 V -35 W / 35W – Halogen bulb round (Multi Reflector Type)
  • Tail/Stop Lamp
    12 V – 5 / 21 W (Round)
  • Turn Signal Lamp
    12 V – 10 W x 4 nos (Round)

Dimensions

  • Length
    1935 mm
  • Width
    720 mm
  • Height
    1020 mm
  • Saddle Height
    785 mm
  • Wheelbase
    1230 mm
  • Ground Clearance
    180 mm
  • Fuel Tank Capacity
    11 Ltrs
  • Reserve
    1.4 Ltrs (Usable Reserve)
  • Kerb Weight
    109 Kg (Self)

Skuter buatan Harley Davidson

Siapa sangka harley davidson ternyata pernha membuat skuter, pabrikan yang terkenal sebagai pembuat moge ini ternyata tergiur juga dengan pasar skuter :lol:.

Skuter ini diberi nama Topper, topper dibuat untuk mengenalkan brand HD pada kaum muda yang belum mapan untuk membeli moge, pada masanya tentu harus bersaing dengan pabrikan macam lambretta, piaggio maupun zundap.

Desain simpel terwakili dari keseluruhan tampilan Topper. Tebeng depannya tertanam lampu bulat dengan spakbor yang langsung menempel di bodi. Lalu, bodi belakang Topper lebih mengotak seperti Lambretta ketimbang membulat layaknya desain milik Vespa dan Zundapp Bella.

berbeda dari bodi skuter-skuter Eropa yang kebanyakan berbahan besi, bodi Topper terbuat dari campuran fiber yang ringan dan besi. Yup, di bagian panel depan dan lantai, Topper dikawal bahan besi, sedangkan bodi dan cover mesinnya dibuat dari fiber.

Mesin yang diusung bertipe 2-tak 165cc yang dilengkapi dengan transmisi otomatis CVT yang tenaganya dibatasi hanya 5 dk. Uniknya, HD tak menambahkan kipas seperti di mesin skuter lain. Sebagai tambahan pendinginan, HD meletakan mesin secara horizontal di titik lebih rendah untuk mendapat hembusan udara lebih baik di kolong mesin, uniknya dalah cara penyalaan mesin yang menggunakan tali, mirip mesin pemotong rumput 😆

Topper memiliki rem tromol 5 inci di roda depan dan belakang. Rem depan dioperasikan dengan tuas rem dengan sistem parking brake lock, dan belakang dikontrol lewat pedal, seperti Vespa.

sumber

Harley Davidson Bermesin 2 tak

Sekitar tahun 1970an harley davidson menciptakan SS250 sebagai motor entry level HD yang statusnya jauh di bawah Sportster 883, atau Street 500 yang hadir saat ini. Motor tersebut dikembangkan untuk melawan produk Jepang dan Eropa yang marak memakai mesin 2-tak silinder tunggal.

Kapasitasnya 213cc pendingin udara dengan ukuran bore x stroke72,0 x 59,6 mm yang mampu menyembur tenaga 20 dk. Pelengkapnya, tertanam transmisi 5-speed manual. Karakternya dirancang lincah, karena hanya berbobot 129 kg dan didukung ban berukuran 18 inci di depan dan 19 inci di belakang.

Jangan bayangkan juga bodi SS250 akan segagah saudaranya yang bermesin V-Twin. Karena memang tampilannya cukup simple dengan garis bodi khas motor sport naked tahun 70-an. Bahkan mirip dengan motor-motor Jepang seperti Honda CB atau Kawasaki Binter Merzy. Rem depan-belakangnya juga masih mengandalkan tromol.

SS250 memiliki saudara bertampilan trail berkode SX dengan mesin yang sama. Sayangnya, setelah masalah standar emisi yang gagal dipenuhi, maka sejak tahun 1978 HD tak lagi memproduksi SS250.

Di Indonesia motor ini dulu digunakan sebagai motor dinas dokter di pedalaman pedalaman, pada awal masa orde baru, tugas utamanya adalah membasm malaria, jadi kadang HD ini juga disebut HD Malaria 😆

sumber

Aprilia Scarabeo 125ie Retro Imut dari Eropa

Tampak Depan

Tampak Depan

Konsep dari Aprilia sebenarnya adalah tampang klasik yang dikombinasikan dengan berat ringan dan mesin efisien, tapi entah kenapa menurut saya skutik ini justru terlihat futuristis :lol:.

Buritan

Speedometer

Lihat lebih dekat, ada mode berkendara 😀

Lalu apa yang istimewa dari aprilia ini ???, tentu saja mesinnya brooooh istimewa khas aprilia ,walaupun cuman 125cc tapi tenaga maximum 19.71 HP (14.4 kW) at 10000 RPM dan torsi maksimm 11.00 Nm (8.1 ft.lbs) at 8000 RPM, yang dikombinasikan dengan tranmisi matic, brasa overkill untuk sebuat matic perkotaan, oh saya lupa kapasitas tangki bbm juga super gedhe, muat 8,5 liter broooh wkkwk .

Spesifikasi Aprilia 125
Engine Type: Single Cylinder, Four-Stroke
Displacement: 124.00 Ccm (7.57 Cubic Inches)
Power: 19.71 HP (14.4 KW)) @ 10000 RPM
Torque: 11.00 Nm (1.1 Kgf-M Or 8.1 Ft.Lbs) @ 8000 RPM
Compression: 12.0:1
Fuel System: Injection. EFI
Fuel Control: DOHC
Lubrication System: Separate Oil Petrol Pump Mixer
Cooling System: Liquid
Gearbox: Automatic
Transmission Type, Final Drive: Belt
Clutch: Automatic Dry Centifuge With Damper Buffers
Emission Details: Euro III
Frame Type: Single Cradle Tubular Steel
Front Suspension: Hydraulic Telescopic Fork
Front Suspension Travel: 100 Mm (3.9 Inches)
Rear Suspension: Hydraulic Shock Absorber
Rear Suspension Travel: 90 Mm (3.5 Inches)
Front Tyre Dimensions: 100/80-16
Rear Tyre Dimensions: 120/80-16
Front Brakes: Single Disc
Front Brakes Diameter: 260 Mm (10.2 Inches)
Rear Brakes: Single Disc
Rear Brakes Diameter: 220 Mm (8.7 Inches)
Dry Weight: 154.0 Kg (339.5 Pounds)
Power/Weight Ratio: 0.1280 HP/Kg
Seat Height: 810 Mm (31.9 Inches) If Adjustable, Lowest Setting.
Overall Height: 1,380 Mm (54.3 Inches)
Overall Length: 2,025 Mm (79.7 Inches)
Overall Width: 725 Mm (28.5 Inches)
Wheelbase: 1,380 Mm (54.3 Inches)
Fuel Capacity: 8.50 Litres (2.25 Gallons)
Starter: Electric

Artikel Lain