REVIEW

Pengalaman Trabas di Gunung Merapi Bersama Yamaha WR 155 , Capek Tapi Bikin Nagih

Trabas With Yamaha WR 155

awansan.com – Sobat sekalian, meskipun demen blusukan namun jujur selama ini awansan kurang suka motor trail, selain joknya tinggi, motor jenis ini bobotnya cukup lumayan, apalagi bagi orang – orang seperti awansan yang cungkring dan pendek kayaknya bakal kerepotan kalau pakai motor seperti ini, namun dilalah kemarin kok mendadak awansan dapat tawaran dari Yamaha untuk trabas di Gunung Merapi menggunakan Trail Yamaha WR 155, karena belum pernah ikut trabas awansan malah jadi tertantang ikut event ini.

Berangkat dari rumah pukul 05.45 pagi, langsung gas si Soul GT ke titik kumpul di Dealer Yamaha SBM Besi seberang kampus UII Jogja, sengaja berangkat pagi karena memang jarak dari Temanggung ke Kaliurang cukup jauh, dan meskipun rada keteteran akhirnya jam 08.00 tepat bisa sampai di SBM Besi, selain awansan ada juga rekan dari media, blog dan vlog mulai jombliz (pertamax 7), Mas Ari (Jawa Pos), Mas Puthut (Saonone Motovlog), Lucas Gt (Vlog) serta beberapa orang Komunitas WR 155

(more…)

Ganti Oli Blade 125 Pakai Castrol Power 1 , Halus Maknyuss

Si Oren Ganti Oli

awansan.com – Sobat sekalian, gara gara sibuk ngurusi si Soul GT, awansan sampai lupa ganti oli si Oren (Blade 125), ingatnya gara gara nemu kuitansi ganti oli si Oren bulan Juni lalu, lah berarti sudah 3 bulan lebih nggak ganti oli , padahal ini motor dipakai buat jarak jauh terus, segera awansan cek oli dan Alhamdulillah masih dalam batas aman

Nah mumpung kemarin ada hari libur, awansan bawa si oren ke bengkel terdekat untuk ganti oli, awansan pilih Castrol Power 1, karena setelah mencoba berbagai macam merk oli, awansan merasa paling cocok dengan brand pelumas asal Inggris ini, meskipun harganya kini sudah naik menjadi 45.000 rupiah, naiknya signifikan mengingat terakhir beli masih 38.000 hehehe

(more…)

Review Lampu Led Luminos H6 di Yamaha Mio Soul GT

awansan.com – Sobat sekalian, sebetulnya dari pabrikan Yamaha Mio Soul GT sudah dibekali dengan lampu halogen yg cukup terang dengan daya 32 watt, namun ketika beli motor ini awansan beruntung karena lampunya sudah di upgrade oleh pemilik sebelumnya menggunakan LED aftermarket, bahkan bukan hanya lampunya saja yg di upgrade melainkan juga sistem kelistrikannya yang diubah menjadi full dc (fullwave) sehingga lampu bisa menyala dengan stabil.

(more…)

Impresi Pertama Mio Soul GT di Geber Touring Jogja – Temanggung

awansan.com – Sobat pembaca sekalian, Jujur salah satu hal yang membuat awansan jatuh hati pada motor ini adalah desain bodynya yang cakep, apalagi dengan garis- garis tajam pada body yang menggambarkan DNA sport maskulin khas Yamaha. Identitas paling menonjol bisa dilihat dari bentuk lampu depan model eagle eye yang sangat sedap dipandang begitu juga lampu belakangnya yang sangat kekar perpaduan mika smoked hitam dan gril ala ala muscle car Amerika, beruntung ketika awansan dapat kondisi body masih cukup mulus, baret baret kecil tetap ada namun awansan maklum, namanya saja motor second hehe

(more…)

PENGALAMAN MENGGUNAKAN OLI SESAT ( OLI + MIGOR ) DI HONDA SUPRA X

Sobat awansan, beberapa tahun belakangan ini jagat otomotif cukup ramai dengan perdebatan mengenai Oli Sesat untuk sepeda motor, awalnya sih oli yang jamak digunakan oleh pengguna oli sesat adalah oli untuk mobil diesel, namun belakangan ini bertambah lagi aliran oli sesat dengan metode mencampur minyak goreng ke oli motor.

Nah dasar penasaran, awansan tersihir juga ikut aliran sesat, ketika touring ke Klampok Banjarnegara kemarin, iseng – iseng awansan masukkan tuh sekitar 100 ml minyak goreng ke mesin si supra yang olinya memang sudah berkurang lumayan banyak.

(more…)

Mencoba Oli X-Ten di Honda Blade 125 Fi

Oli X-Ten XT 40

awansan.com – Bro sis sekalian, sebetulnya awansan termasuk pengguna oli yang setia dan selama ini sudah mapan pakai oli castrol, tetapi kemarin ketika ganti ban belakng si Blade di Planet Ban, awansan tergoda juga dengan tawaran pramuniaganya untuk sekalian nyobain oli X-Ten, toh si Blade memang sudah saatnya ganti oli jadi tak ada salahnya mencoba.

(more…)

SI BLADE 125 KEMBALI PAKAI GEARSET 14 : 39

awansan.com – Sobat sekalian, beberapa waktu lalu si Kocheng Oren (Blade 125) milik awansan sempat menggunakan gearset ukuran 14 : 36 milik Supra Fit, well sebetulnya baik baik saja pakai gearset tersebut, awansan sangat puas dengan performanya terutama di jalan jalan rata dan lurus, untuk reviewnya bisa dibaca link ini ya 

(more…)

Review Oli Castrol Power 1 di Honda Blade 125

awansan.com – Sobat bikers, setelah berganti ganti merk oli akhirnya awansan nemu juga oli yang enak dipakai di Honda Blade 125 awansan, FYI menurut awansan sendiri, mesin Blade 125 ini cenderung panas, sepertinya karena ecu disetting lean untuk mengejar efisiensi bahan bakar, oleh karena itu butuh oli yang performanya stabil.

Awalnya awansan pakai oli bawaan AHASS seperti MPX dan SPX, namun terasa kurang nyaman bagi awansan, selain performa drop, ketika kondisi panas perpindahan gigi juga cenderung kasar, sampai akhirnya awansan nemu Oli Castrol di bengkel pinggiran Kota Temanggung.

Oli Castrol ini harganya cukup murah, cuman sekitar 38 – 40 k saja, namun ternyata performanya jempolan, dimana ketika mesin panas performa tidak terlalu drop dan perpindahan gigi juga masih cukup halus, nampaknya oli ini memang yang cocok untuk Honda Blade 125 awansan.

Review Ban Aspira Premio Sportivo di Honda Blade 125 FI , Highly Recomended !!!

Ban Aspira Premio

awansan.com – Sobat bikers , tak terasa sudah satu setengah tahun lebih ban Aspira Premio Sportivo terpasang di Roda Belakang si Blade, dan entah sudah berapa puluh ribu kilometer jalan yang ditempuh sejak Bulan November 2018 hingga Juni 2020, yang jelas ban hasil kerjasama Aspira dan Pirelli ini performanya melebihi ekspektasi awansan.

Daya cengkeram ban di jalan aspal sangat baik, rasanya jauh lebih lengket dari ban federal bawaan, jadi makin yakin aja kalau mau cornering, pun ketika turun hujan ban ini masih mempunyai grip yg baik

Performa di Jalan Offroad juga tak kalah ciamik untuk ukuran ban kembangan on road, bahkan awansan pernah beberapa kali iseng nyobain menembus beberapa medan licin, percobaan pertama si Blade awansan ajak menyusuri jalan batu makadam yang bercampur tanah merah, semua pasti sudah mafhum betapa licinnya jalan makadam ketika basah, apalagi ditambah dengan tanah merah.

Hasilnya cukup mengejutkan karena si Blade ternyata bisa melenggang dengan aman di jalan, tanpa ada gejala ngesot yang berarti, padahal ketika pakai ban bawaan si Blade, motor sampai ngesot sana sini ketika lewat di jalan yg sama

Percobaan kedua, awansan bawa si Blade menyusuri jalan proyek yang masih pure tanah merah, jalan ini biasanya hanya dilewati oleh alat berat beroda rantai seperti back hoe/bulldozer, medan jalannya juga cukup curam, ketika awansan bawa turun tanjakan, ketar ketir juga saking licinnya, kalau nanti naiknya kepater di tengah tanjakan bakalan repot karena nggak ada yang nolongin :v .

Sampai di bawah tanjakan awansan segera putar balik ke atas, dan surprisee ternyata si Blade mampu menaklukkan tanjakan jalanan tanah tadi tanpa banyak selip.

Hal lain yang awansan suka adalah keawetan ban, biasanya kembangan ban belakang awansan hanya bertahan sekitar 1 tahun saja, tapi aspira premio ini sudah satu setengah tahun lebih, dan ban masih sangat tebal, perkiraan awansan masih berani untuk setahun kedepan.

Sebagai Perbandingan Ban depan IRC 69 yg umurnya selisih satu bulan dengan Aspira Premio Sportivo baru awal bulan kemarin awansan ganti karena sudah mulus, padahal ini ban belakang lho yaa yang seharusnya lebih cepat habis dibanding ban depan.

Ketahanan ban ini ketika daam kondisi kurang angin juga istimewa, sampai sampai awansan kadang sampai lupa ngecek tekanan ban, tak jarang saking lamanya nggak dicek, tekanan ban hanya tinggal 15 psi saja dan rasanya masih biasa aja wkwkwkw, kalau tinggal 9 psi baru kerasa agak geol geol buat boncengan. Well bagi awansan sih ban ini “Highly Recomended” . oke cukup sekian review aspira premio kali ini, semua subjektf pendapat awansan, thanks for reading and see you next time 😀 .

Review Ban Zeneos Turino di Yamaha Vixion

Sobat awansan, pertama meminang “Zeneos Turino” awansan sempat agak ragu dengan performa ban ini di jalanan aspal basah, mengingat kembangan ban nya yang memang semi offroad.

Namun setelah tiga bulan terpasang di motor, kekhawatiran tersebut sirna, karena ternyata “Zeneos Turino” mempunyai grip yang cukup baik di jalanan aspal basah , dibawa jalanan lurus masih anteng dibuat melibas tikungan juga anteng.

bahkan ketika harus ngerem mendadak dalam kondisi hujan, ban ini sangat minim slide, pun ketika harus melewati marka jalan atau aspal yang beda tinggi, motor tetap stabil, tidak goyang goyang seperti ketika memakai “Michelin Pilot Street” .

Sedangkan untuk jalanan semi offroad bisa dibilang performnya cukup excellent, kembangan ban semi offroadnya bisa memberikan traksi yang lebih baik daripada ban – ban biasa, tanah juga tidak mudah menempel ,tapi jangan dibandingkan dengan ban tahu ya , jelas beda performanya di medan offroad .

Overall awansan sangat puas dengan performa “Zeneos Turino” , buat blusukan oke, buat jalan aspal juga masih oke , dan yang jelas harganya terjangkau hehehe.