Bismania

Bus Damri Jurusan Malioboro-Parangtritis dan Malioboro-Baron Mulai Beroperasi

Sobat sekalian, kabar gembira bagi insan pariwisata Yogyakarta, karena kini Perusahaan umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) kembali membuka delapan rute baru untuk mendukung Kawasan Startegis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi Covid-19 ini.

Rute pertama yang dibuka adalah jurusan Malioboro Jogja-Parangtritis Bantul, Trayek Malioboro-Parangtritis ini akan dilayani dua unit armada DAMRI yang beroperasi dari Hotel Limaran pukul 06.00-17.00 WIB. Dari Malioboro, bus DAMRI melintasi Jalan Parangtritis, Simpang Empat Manding, ke barat lewat Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul sampai Simpang Empat Gose, kemudian ke selatan Masuk Terminal Palbapang, lalu ke timur masuk Simpang Empat Bakulan dan ke selatan sampai Terminal Parangtritis, dengan harga tiket hanya 15.000 saja bisa dibilang tarifnya sangat terjangkau

(more…)

Karoseri Tentrem Mulai Ekspor Bus Ke Kenya

venom

awansan.com – Sobat bismania kabar gembira kembali datang dari Industri Karoseri Indonesia, kali ini berasal dari salah satu Karoseri besar asal Kota Malang yaitu “Karoseri Tentrem” yang baru baru ini mengumumkan mengenai ekspor perdana mereka ke Kenya.

Dengan begitu Karoseri Tentrem enjadi karoseri keempat dari Indonesia yang berhasil menembus pasar ekspor setelah Karoseri GMM, Karoseri New Armada dan Karoseri Laksana

Persiapan ekspor bus ini sudah dilakukan sejak tahun 2018, dimana Karoseri Tentrem sudah berkunjung ke Kenya untuk melihat situasi dan kesiapan teknis kerjasama, bahkan Karoseri Tentrem juga melatih teknisi dari Kenya Coach Industries untuk merakit dan membuat bodi bus Venom

Unit Expor Medium Bus Isuzu NQR81 Body Venom

Unit yang akan dikirim oleh Karoseri tentrem ke Kenya adalah adalah medium bus Isuzu NQR81 dengan bodi model Venom, uniknya lagi bus tersebut dikirim dalam bentuk komponen terurai (CKD), bukan dalam bentuk utuh (CBU), setelah sampai di Kenya nantinya body kit venom ini akan dirakit oleh karoseri lokal “Kenya Coach Industries” .

Untuk ekspor tahap awal Karoseri Tentrem sudah siap mengirimkan 1 unit propotipe, dan kemudian menyusul 6 unit lain nya hingga akhir bulan Juni 2020.

Karoseri Tentrem Luncurkan Avante H7 Single Glass, Obat Rindu Para Pecinta Hotseat

awansan.com – Seolah jadi pengobat rindu, kemunculan Avante H7 single glass ini cukup menjadi perbincangan hangat di dunia maya oleh para penggemar bus, Avante H7 single glass seakan menjadi oase tersendiri terutama bagi kaum pecinta hotseat penikmat pemandangan jalan yang selama beberapa tahun belakangan ini sudah kenyang disuguhi bando sepanjang perjalanan 😂😂

Secara desain bus pesanan PT Pertamina ini masih mempertahankan beberapa ciri khas Avante series, terlihat dari model lampu depan belakang yang masih sama, hanya saja untuk bagian sampingnya justru lebih kental dengan desain Scorpion X terutama di bagian selendangnya.

Lalu bagaimana jika dibandingkan dengan Avante H7 Double glass, harus jujur diakui tampilan tipe Double glass terlihat lebih cakep dan gagah, namun untuk view dari dalam tentunya semua setuju tipe single glass jauh lebih mengasyikkan.

Trip Report Jogja – Bogor bersama Po Pahala Kencana, Woles Suoss Perpal

Pahala Kencana Jogja – Bogor

awansan.com – Masih di momen liburan Nataru kemarin, alhamdulillah awansan kembali berkesempatan untuk ngebis jarak jauh, tujuan awansan kali ini adalah silaturahmi ke salah satu kawan yang tinggal di Bogor, tiket baru awansan beli H-1 keberangkatan setelah awansan dapat kejelasan libur kerja, untuk trip kali ini ada beberapa kriteria bus yang awansan incar yaitu bus tidak bertopi, lewat jalur selatan dan harga tiket terjangkau 😀 .

(more…)

Trip Report Magelang – Jogja PP Bersama Po Sumber Waras (Medium Bus)

awansan.com – Trayek Jogja – Magelang – Semarang pernah menjadi salah satu trayek tergemuk di area Jawa Tengah – DIY , di kelas bumel puluhan po pun pernah bersaing di jalur ini dengan interval yang sangat rapat hanya 3 menitan, bisa dibayangkan betapa gemuk jalur ini pada waktu itu, mungkin sama gemuknya dengan Jalur Solo – Semarang yang juga legendaris.

Namun kini seiring berjalannya waktu penumpang bus bumel mulai sepi dan banyak penumpang beralih ke bus patas, po bus yang bermain di kelas bumel pun bertumbangan satu persatu hingga hanya menyisakan beberapa po saja yang mampu bertahan dengan Sumber Waras Group sebagai pemain utama, rendahnya tingkat okupansi juga memicu terjadinya pergeseran tren armada, dimana armada big bus perlahan digeser oleh armada medium bus yang lebih efisien dan sesuai dengan okupansi penumpangnya.

(more…)

Melirik Gagahnya Bus Buatan Karoseri Australia

awansan.com – Sobat busmania, bus buatan australia sebetulnya bukan hal asing bagi rakyat Indonesia karena sudah masuk Indonesia sejak dulu, tercatat 200 Leyland Comet dan 50 Leyland Tiger cub pernah wira wiri puluhan tahun di Indonesia dari tahun akhir dekade 1950an hingga tahun 1980an, kemudian pada tahun 90an masuk bus lagi Bus Volgreen untuk keperluan KTT Non Blok, dan setelah KTT pun bus ini masih banyak sliweran digunakan oleh Damri dan PPD sebagai angkutan kota, membuktikan bahwa kualitas body bus buatan Australia ini cukup jempolan.

(more…)

Melirik Patriot , Model Body Terbaru Lansiran Karoseri Morodadi Prima

awansan.com – Dibandingkan dengan model body lain buatan Morodadi Prima, bisa dibilang model “Patriot” adalah yang paling legendaris, tercatat model ini pertama kali keluar di akhir dekade 80an dengan desain body ala Banteng lansiran GMM (OH 306), kemudian pada tahun 1990an berevolusi menjadi “New Patriot” dengan style yang jauh lebih gagah dan elegan, dan saat itu sempat menjadi salah satu body termewah di masanya.

Dan kini di penghujung tahun 2019 nampaknya Morodadi berusaha membangkitkan kembali kejayaan “Patriot” dengan meluncurkan pembaharuan termutakhirnya, sesuai dengan pakem Morodadi “New Patriot” terkesan mewah dan elegan ala bus Eropa.

Bukan rahasia lagi jika banyak bus buatan Morodadi Prima yang modelnya terinspirasi dari Karoseri Setra Jerman, namun Morodadi Prima tidak mengcopy bulat – bulat desain Setra dengan menyisipkan beberapa ciri khas mereka seperti lengkungan kaca samping yang memanjang dari depan hingga belakang, dan desain double glass tapi dengan sekat/topi tipiss, tidak tebal seperti milik Adiputro/Laksana.

Pendapat pribadi awansan nih, sebetulnya bus ini sudah ganteng pol – polan, dan akan lebih ganteng lagi kalau lampunya menggunakan desain milik tourismo, tidak memakai lampu bulat ala ala proyektor sehingga terkesan picek, begitu juga dengan kaca depan, bus ini akan menjadi lebih mewah jika kaca depannya 1 piece saja, bukan double glass, namun sekali lagi ini subjektof sekali karena beda orang beda selera soal model 😀 .