Automotive History

Sejarah Mitsubishi Colt T100 (Colt Bagong) , Generasi Pertama Pick Up Mitsubishi di Indonesia

Colt Bagong

awansan.com – Mitsubishi sudah sejak lama dikenal piawai dalam menelurkan angkutan niaga yang legendaris, sebut saja Colt Diesel si kepala kuning, Mitsubishi L300, dan tentunya Mitsubishi Colt T series .

Mitsubishi Colt T sangat legendaris sebagai angkutan niaga di pedesaan dan perkotaan, dikenal sangat bandel dan kuat, di era 75 – 90an colt t series betul betul menjadi raja jalanan, dan menjadi angkutan paling terkenal.

Mitsubishi Colt T100 merupakan Pick Up generasi pertama yang masuk Indonesia pada tahun 1970, pada saat itu pick up ini  Diimpor oleh distributor tunggal Mitsubishi yaitu PT. New Marwa (tahun 1973 berganti nama menjadi PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Generasi pertama Colt T 100 ini menggunakan mesin bensin seri KE44, dengan kapasitas 1100 cc. Mesin ini sanggup memberikan daya maksimal hingga 62 ps. Daya angkut maksimum mobil ini hanya 600 kg (1,323 lb), dan kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 115 km/h (71 mph). Namun bukan orang Indonesia namanya kalau menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi , pada kenyataan di lapangan pick up ini sering membawa beban hingga 1 ton lebih.

Mitsubishi Colt T100

Di tahun 1971, Colt T100 mendapat facelift minor dengan tambahan gril hitam dan perubahan bentuk pada lampu sein. Namun perubahan besar terjadi pada mesin dengan dimasukkannya mesin yang lebih besar, 4G41 Neptune 86, bervolume 1.378 cc yang pastinya punya output lebih besar, 85 hp/6.000 rpm dan torsi 115 Nm/ 4.000 rpm

Ciri utama mobil ini adalah dua lampu bundar besar di depan, karena dua lampu besar inilah kemudian Colt T100 kemudian populer disebut dengan Colt Bagong / Colt Doplak , tokoh pewayangan yang mempunyai dua mata besar.

Penjualan Colt T100 di Indonesia berlangsung selama kurang lebih selama lima tahun hingga tahun 1975 kemudian digantikan oleh Colt T120, seiring berjalannya waktu populasi Colt T100 pun sudah banyak berkurang dimakan usia, dan karena semakin langka saat ini colt T100 justru sedang naik daun karena banyak diincar oleh penggemar mobil unutk dijadikan modifikasi mobil retro.

Colt Bagong (Dok Zaki Alfauzy)

Sejarah Mitsubishi Kuda , MPV Sejati dari Mitsubishi

mitskuda1stgenspec-1
Kuda Generasi Pertama

awansan.com – Melirik sejarahnya, Kuda Diesel memang diciptakan oleh Mitsubishi untuk bertarung di segmen mpv (multi purpose vehicle), salah satu segmen paling menggiurkan di blantika otomotif Indonesia, tahu sendiri lah orang indonesia  suka sama mobil yang bisa muat banyak orang. Pada awal kemunculannya , Mitsubishi Kuda bersaing cukup sengit dengan dua penguasa pasar yang sudah lebih dulu muncul yaitu Toyota Kijang dan Isuzu Panther

Sejarah bermula pada tahun 1999 yang lalu, ketika PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor selaku ATPM Mitsubishi di Indonesia menghadirkan MPV bernama Mitsubishi Kuda. Mitsubishi Kuda generasi pertama lahir tahun 1999,  ditawarkan dengan 2 pilihan mesin yaitu 1.6 L bensin dengan pasokan karburator (Kode 4G18 S3) dan 2.5 L diesel (Kode 4D56). baik yang diesel maupun bensin ditawarkan dalam 3 trim, yaitu GLX (standar), GLS (menengah) dan Super Exceed (mewah).

(more…)

Mengenang Honda TN 360, Jejak Sejarah Honda di Segmen Kendaraan Komersial

Angkot Honda TN 360 III di NTB

awansan.com – Tahun 70an bisa dibilang merupakan masa boomingnya produk otomotif Jepang di Indonesia, tak terkecuali pabrikan motor dan mobil “Honda” yang kemudian ikut meramaikan pasar otomotif tanah air dibawah bendera ATPM PT Imora Motor, dan terbukti Honda mampu bertahan di kerasnya pasar indonesia bahkan saat ini Honda telah berhasil menjadi salah satu pabrikan otomotif terbesar di Indonesia dan dikenal sebagai pembuat mobil yang nyaman, irit, dan fun to drive , dengan segmen utama passenger car (sedan dan mpv).

Namun mungkin banyak yang belum tahu jika  pada tahun 70an, produk awal Honda yang terkenal bukan berada di segmen passenger car, namun justru berada pada segmen kendaraan komersial, dengan produk andalannya Honda TN 360 series, baik yg versi pick up maupun van, bahkan di beberapa kota besar di Indonesia, Honda TN 360 pernah menjadi salah satu kendaraan angkutan umum perkotaan yang cukup populer.

(more…)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part IV : Mitsubishi Fuso Canter

awansan.com – Sebagai market leader di segmen light truck, tentunya Mitsubishi berusaha untuk terus menjaga supremasinya, salah satuya adalah kontinyu dalam pembaharuan produk, Sejak pertama kali dipasarkan pada 1970-an, varian Colt Diesel terus mengalami inovasi dan penyegaraan mulai dari sisi interior maupun eksterior.

Kini setelah hampir 40 tahun menjadi lambang keperkasaan Mitsubishi di segmen Light Duty Truk, akhirnya emblem “Colt Diesel” tutup usia ketika tahun 2007 Mitsubishi meluncurkan generasi baru colt diesel yang berjuluk Mitsubishi Fuso Canter .

Dibandingkan generasi sebelumnya bisa dibilang perubahannya cukup revolusioner , dimana bentuk kabin jauh lebih modern dengan branding barunya “Fuso Canter” , Tak hanya tampilan luarnya saja namun interiornya juga berubah cukup drastis dengan penyematan Mitsubishi Fuso In Dash Gear Shift diaman tuas transmisi menyatu dengan dashboard, sehingga kabin depan jadi lebih lega.

Sementara untuk sektor mesin, masih menggunakan seri 4D34 yang sudah tidak diragukan lagi kehandalannya, namun untuk “Fuso Canter mesin ini sudah dilengkapi dengan perangkat Turbo Intercooler , selain untuk menambah tenaga penambahan perangkat untuk menurunkan emisi kendaraan agara bisa mencapai standar Euro II sesuai aturan pemerintah.

Pada generasi Canter inilah kemudian colt diesel variannya menjadi semakin banyak, dengan berbagai pilihan , untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada daftar di bawah ini :

Mitsubishi Fuso Canter FE71 ( engkel 4 ban, 110 ps)
Mitsubishi Canter FE 71 series merupakan generasi penerus dari colt diesel engkel, dengan konfigurasi 4 roda, mesinnya tetap menggunakan 4D34-AT5 namun outputnya tenaganya hanya disetting 110 ps dan torsinya 280 nm, untuk variannya sendiri terdiri dari 4 varian sebagai berikut :

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 71 (Chasis Standar)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 L ( Long Chasis)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 BC ( Bus Chasis )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 LBC (Long Chasis, Non Cabin)

Mitsubishi Fuso Canter FE73 ( 6 Ban, 110 ps)
Bisa dibilang ini kakak dari FE71 series, jantungnya masih sama namun dimensinya sama dengan versi 6 ban.

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 73 ( Chasis Standar)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 73 HD (Chasis Standar, FG 6.1)

Mitsubishi Fuso Canter FE74 ( 6 ban, 125 ps dan 136 ps)
Sebagai penerus colt diesel 120 ps, bisa dibilang ini canter paling laris, apalagi dengan banyaknya varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan user , untuk varian varian FE 74 bisa dilihat pada daftar di bawah ini

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 74 HD (125 ps, 330 nm, FG 6.3 )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 SHD ( 136 ps, 380 nm, FG 6.3 )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 SHDX ( 136 ps, 380 nm, FG 6.6)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 S (125 ps, 330 nm, super speed)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 L (125 ps, 330 nm, chasis long)

Mitsubishi Fuso Canter FE84 ( 6 ban, 135 ps)
Canter FE 84 merupakan varian tertinggi dengan dimensi lebih lebar dibanding Canter biasa, mesinnya pun lebih bertenaga dengan outpout maksimal 135 ps dan torsi maksimal 380 nm.

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 84G HDL
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 84 BC (Bus Chasis)

Mitsubishi Fuso Canter FG 83 ( 6 ban, 4×4)

Sama seperti dengan para pendahulunya, Mitsubishi Fuso Canter juga sangat sukses di pasaran Indonesia, canter dapat ditemukan dengan mudah di saentero Indonesia, dan menjadi andalan bagi banyak pengusaha transportasi, apalagi dengan mesin yang lebih bertenaga sehingga truk ini makin kuat untuk mengangkut beban yang lebih berat.

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia


Mengenal Mitsubishi Fuso Canter , Penerus Kedigjayaan Colt Diesel di Indonesia

awansan.com – Sebagai market leader di segmen light truck, tentunya Mitsubishi berusaha untuk terus menjaga supremasinya, salah satuya adalah kontinyu dalam pembaharuan produk, Sejak pertama kali dipasarkan pada 1970-an, varian Colt Diesel terus mengalami inovasi dan penyegaraan mulai dari sisi interior maupun eksterior.

Kini setelah hampir 40 tahun menjadi lambang keperkasaan Mitsubishi di segmen Light Duty Truk, akhirnya emblem “Colt Diesel” tutup usia ketika tahun 2007 Mitsubishi meluncurkan generasi baru colt diesel yang berjuluk Mitsubishi Fuso Canter .

Dibandingkan generasi sebelumnya bisa dibilang perubahannya cukup revolusioner , dimana bentuk kabin jauh lebih modern dengan branding barunya “Fuso Canter” , Tak hanya tampilan luarnya saja namun interiornya juga berubah cukup drastis dengan penyematan Mitsubishi Fuso In Dash Gear Shift dengan tuas transmisi menyatu dashboard, sehingga kabin depan jadi lebih lega.

Sementara untuk sektor mesin, masih menggunakan seri 4D34 yang sudah tidak diragukan lagi kehandalannya, namun untuk “Fuso Canter mesin ini sudah dilengkapi dengan perangkat Turbo Intercooler , selain untuk menambah tenaga penambahan perangkat untuk menurunkan emisi kendaraan agara bisa mencapai standar Euro II sesuai aturan pemerintah.

Pada generasi Canter inilah kemudian colt diesel variannya menjadi semakin banyak, dengan berbagai pilihan , untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada daftar di bawah ini :

Mitsubishi Fuso Canter FE71 ( engkel 4 ban, 110 ps)
Mitsubishi Canter FE 71 series merupakan generasi penerus dari colt diesel engkel, dengan konfigurasi 4 roda, mesinnya tetap menggunakan 4D34-AT5 namun outputnya tenaganya hanya disetting 110 ps dan torsinya 280 nm, untuk variannya sendiri terdiri dari 4 varian sebagai berikut :

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 71 (Chasis Standar)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 L ( Long Chasis)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 BC ( Bus Chasis )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 71 LBC (Long Chasis, Non Cabin)

Mitsubishi Fuso Canter FE73 ( 6 Ban, 110 ps)
Bisa dibilang ini kakak dari FE71 series, jantungnya masih sama namun dimensinya sama dengan versi 6 ban.

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 73 ( Chasis Standar)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 73 HD (Chasis Standar, FG 6.1)

Mitsubishi Fuso Canter FE74 ( 6 ban, 125 ps dan 136 ps)
Sebagai penerus colt diesel 120 ps, bisa dibilang ini canter paling laris, apalagi dengan banyaknya varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan user , untuk varian varian FE 74 bisa dilihat pada daftar di bawah ini

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 74 HD (125 ps, 330 nm, FG 6.3 )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 SHD ( 136 ps, 380 nm, FG 6.3 )
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 SHDX ( 136 ps, 380 nm, FG 6.6)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 S (125 ps, 330 nm, super speed)
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 74 L (125 ps, 330 nm, chasis long)

Mitsubishi Fuso Canter FE84 ( 6 ban, 135 ps)
Canter FE 84 merupakan varian tertinggi dengan dimensi lebih lebar dibanding Canter biasa, mesinnya pun lebih bertenaga dengan outpout maksimal 135 ps dan torsi maksimal 380 nm.

  • Mitsubishi Fuso Canter Fe 84G HDL
  • Mitsubishi Fuso Canter FE 84 BC (Bus Chasis)

Sama seperti dengan para pendahulunya, Mitsubishi Fuso Canter juga sangat sukses di pasaran Indonesia, canter dapat ditemukan dengan mudah di saentero Indonesia, dan menjadi andalan bagi banyak pengusaha transportasi di berbagai sektor ekonomi, apalagi dengan mesin yang lebih bertenaga sehingga truk ini makin kuat untuk mengangkut beban yang lebih berat.

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasa

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part IV : Colt Diesel Fuso Canter

Sejarah Mitsubishi Colt T100 , Generasi Pertama Pick Up Mitsubishi di Indonesa

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia


Mengenal Mercedes Benz NG 917 , Medium Duty Truck Legendaris Dari Mercy

Mercedes Benz NG 917 Prima . Dok Tri Yudha

awansan.com – Sejak berdirinya PT Star Motor di awal dekade 70an, produk kendaraan niaga dari Mercedes -Benz langsung mendapat respons yang sangat baik dari pasar Indonesia, baik itu segmen bus maupun segmen truk, kendaraan niaga buatan Mercedes – Benz dikenal nyaman, tangguh dan irit sehingga banyak disukai oleh pengusaha angkutan di Indonesia.

Terkhusus untuk segmen medium duty truck, Sejak tahun 1970 hingga medio 1980an Mercy betul betul menguasai pasar dengan dua truk andalannya, yaitu Mercy L911 (Mercy Bagong) dan Mercy LP911, hal ini didukung dengan adanya fasilitas perakitan Mercy di Wanaherang sehinga Mercy mampu dengan cepat memenuhi kebutuhan pasar.

(more…)

Mengenal Truck dan Bus Mazda T4000 , Sedikit Jumlahnya Bukan Berarti Tak Ada

Truk Mazda T4000. Dok Izmael Beanmael

awansan.com – pembaca yang budiman, Kiprah Mazda di segmen Light Truck Indonesia sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 70 -80an, dengan masuknya Light Truck Mazda E2700 pada awal tahun 70an, kemudian dilanjut dengan Mazda E3000 yang masuk tahun 1978, namun sayangnya karena tidak didukung jaringan dealer yang baik kedua truk tersebut penjualannya tidak terlalu moncer.

Memasuki era 90an, Mazda berusaha kembali merangsek pasar light truck di Indonesia, pada tahun 1992 mulailah masuk unit  Mazda T4000 dan Mazda T3500 yang diimpor oleh PT Unicor Prima, baik Mazda T4000 (GVW 7,5 Ton) maupun Mazda T3500 (GVW 7Ton) keduanya sudah menggunakan kabin jenis widecab, Saat itu, di pasar lokal, hanya truk ini yg menggunakan sudah menggunakan kabin wide cab,  perbedaannya hanya di emblem, dimana hanya T4000 yg ada emblem nya. .

Untuk urusan dapur pacu, Mazda T3500 ditenagai oleh mesin Diesel SL, dengan konfigurasi 4 silinder iniline berkapasitas  3455cc, tenaga maksimum dari mesin ini adalah 105ps, sedangkan torsi maksimalnya 245nm, sebagai penerus daya digunakan kopling plat tunggal berukuran 260 mm, sedangkan transmisinya manual 5 speed, tetapi memiliki sub transmission (Hi dan Lo), sehingga total mempunyai 10 speed.

Sedangkan Untuk mazda T4000 dibekali dengan mesin yang lebih bertenaga tipe TF , konfigurasinya sama 4 silinder iniline, tapi dengan kapasitas lebih besar mencapai 4021cc, tenaga maksimalnya adalah 120ps, sedangkan torsi maksimalnya 284nm, sama seperti Mazda T3500, mazda T4000 juga memiliki transmisi 5 percepatan maju, dengan “sub transmission”. Hanya saja koplingnya lebih besar dengan  275mm untuk T4000.

Dibandingkan dengan light truck lain yang beredar di era 90an, sebetulnya Mazda T4000 dan T3500 memiliki banyak kelebihan, kelebihan Pertama berada di jenis kabin, dimana kedua truk mazda ini sudah menggunakan kabin Berjenis Widecap yang lebih lebar dari kabin light truck lainnya, kabin mazda juga sudah dilengkapi dengan fitur Tilt Cab, sehingga lebih memudahkan dalam perawatan mesin, fitur lain dalam kabin mazda adalah adanya blower sirkulasi udara kabin, panel ventilasi atap, foot rest, power steering, hingga fluid-rubber cabin mounting yg berfungsi ganda sebagai peredam getaran, Untuk memudahkan manuver dua truk mazda ini juga sudah dilengkapi dengan power steering sebagai kelengkapan standarnya.

Kelebihan kedua adalah adanya “sub transmission” , dimana truk ini seperti memiliki dual gear ratio, rendah dan tinggi. Tak heran, jika di luar negeri, bnyk di-iklankan dgn embel2 “10-speed”. Sedangkan kelebihan ketiga terletak pada chasisnya yang sangat kuat, fyi Mazda T4000 dan T3500 menggunakan chasis tipe “box side members” yg memiliki ukuran depth 200mm, chasis yg masih ditunjang dengan penguat dalam dgn depth 192mm.

Sayangnya, truk ini tidak sukses dipasarkan di Indonesia, tentunya ini tak lepas dari jeringan Dealer mazda yang masih sedikit, belum sebanyak pesaing- pesaingnya,  Untuk customer perseorangan  terhitung hanya sedikit, sedangkan Untuk customer fleet, banyak digunakan oleh Indomarco untuk kendaraan operasionalnya, Tapi semenjak Indomarco mengakhiri operasionalnya bertahap sejak tahun 2005 hingga th 2011, bnyk truk mazda T4000  ini yang kemudian dibeli oleh perorangan dan kini populasi terbanyaknya berada di kota/kab Malang, utamanya sebagai angkutan tebu ketika musim giling.

Selain versi truk ada juga T4000 versi yang  banyak digunakan oleh Blue Bird Group, beberapa Bus Mazda T4000 juga dimilik oleh Po Bus lain dan Instansi Pemerintah, namun memang sulit ditemui karena populasinya yang sedikit.

source : Fb Ranger Giga , Sejarah Transportasi